Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi Di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW. Namun, karena termasuk sekelompok pengguna pertama Xiaomi Mi 6 di dunia, bahkan dikala di negara asalnya belum dijual bebas, terlalu sayang bila HSW tak me-review-nya.

Selama berhari-hari Mi 6 digunakan sebagai ponsel utama. Seperti kata pepatah Jawa witing tresna jalaran saka kulina, semakin usang menggunakan ponsel itu, benih-benih cinta semakin tumbuh subur. Seandainya Mi 6 kelak beredar resmi di Indonesia, tanpa ragu HSW merekomendasikan Anda membelinya.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

HSW menggunakan Mi 6 varian ceramic dengan RAM 6 GB dan ROM 128 GB. Awalnya ponsel itu masih memanfaatkan China ROM. Mulai 4 Mei 2017 ponsel tersebut dipadukan dengan Global ROM versi beta. Tepatnya, MIUI 8 Global 7.4.25 Beta yang berbasis Android 7.1.1 Nougat.

Penampakan fisik Mi 6 terlihat mewah. Keempat sisinya melengkung. Bentang layarnya 5,15 inci dengan resolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Di sisi atas ponsel terdapat inframerah yang mempunyai kegunaan dikala pengguna menjalankan aplikasi Mi Remote. Beragam perangkat elektronik, di antaranya televisi dan penyejuk udara, bisa dikendalikan via ponsel.

Di sisi kiri ponsel terdapat selot kartu yang bukan menganut sistem hybrid. Ia siap menampung dua kartu nano SIM secara bersamaan. Kartu microSD tak bisa diletakkan di sana. Dua nomor sanggup siaga bersamaan. Pengguna bebas menentukan ingin berinternet via SIM1 atau SIM2. Nomor yang digunakan berinternet leluasa masuk ke jaringan 4G LTE, sedangkan satu nomor lainnya boleh menduduki jaringan 3G.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Apakah Mi 6 yang gres dijual resmi di Tiongkok itu kompatibel dengan operator di Indonesia? Jawabannya, ya! Ponsel tersebut siap dipadukan dengan layanan 4G LTE Telkomsel, XL, Indosat, Tri, maupun Smartfren.

Tombol volume dan power bakal dijumpai pengguna di sisi kanan bodi. Sedangkan di bawah, terdapat speaker dan konektor USB tipe C. Konektor audio 3,5 milimeter yang lazim digunakan untuk menancapkan earphone atau handsfree berkabel takkan ditemukan di Mi 6. Bila ingin menggunakan earphone, pengguna harus memanfaatkan adapter pemanis yang telah disertakan dalam paket penjualan.

Kamera menjadi salah satu nilai jual utama Mi 6. Kamera di sisi belakang ponsel dibekali fokus otomatis, lampu kilat, dan lensa ganda. Masing-masing sanggup menghasilkan foto beresolusi 12 megapiksel dan klip video 4K. Ssstt� bulat di lensa ganda Mi 6 yang HSW uji pakai terbuat dari emas 18 karat lho. Serius!

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Satu di antara dua lensa itu merupakan lensa 27 milimeter dengan bukaan f/1,8 dan Optical Image Stabilizer (OIS). Satu lensa lainnya mempunyai panjang fokus 52 milimeter dengan bukaan f/2,6. Dengan konfigurasi lensa ganda ibarat itu, tak salah bila Xiaomi menyatakan kamera Mi 6 dibekali optical zoom 2x.

Apakah manfaat kasatmata kamera utama berlensa ganda? Pengguna serasa mempunyai kamera berlensa tele. Anggaplah suatu dikala pengguna ingin memotret suatu objek. Layar ponsel menampilkan hidangan kamera dan objek yang akan dijepret. Di potongan bawah “jendela bidik” itu ada goresan pena 1x di dalam lingkaran.

Untuk memperbesar tampilan objek, pengguna cukup menyentuh bulat 1x tersebut hingga bermetamorfosis 2x. Objek akan terlihat lebih besar di layar, seolah pengguna berjalan mendekati objek tersebut. Contoh nyatanya, perhatikan dua foto di bawah ini.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menurut HSW, hal paling menarik dari kamera Mi 6 ialah tersedianya portrait mode. Dengan memanfaatkan mode tersebut, pengguna bisa memotret insan dengan lebih artistik. Wajah orang yang dijepret tajam, sedangkan latar belakangnya kabur. Penggemar fotografi sering menyebutnya sebagai efek bokeh.

Asal tahu, sebab sepertinya melibatkan olah digital tertentu, sesekali efek bokeh yang dihasilkan tidak sempurna. Ketika Mi 6 digunakan memotret seseorang yang badan dan kepalanya terlalu menghadap ke samping, contohnya, alis mata terjauh orang tersebut bukan tidak mungkin akan kabur. Ponsel menganggap alis mata itu potongan dari latar belakang. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sudut yang dibuat antara lensa kamera dan wajah orang yang dijadikan objek pemotretan sebaiknya tidak lebih dari 45 derajat.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Seandainya orang yang dijepret ingin sambil berkacak pinggang atau menyadarkan lengan, boleh-boleh saja sih. Namun, “lubang” yang dihasilkan seyogianya cukup besar. Bila terlalu kecil, “lubang” itu bakal dianggap sebagai potongan dari objek utama sehingga tidak di-blur.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Kamera utama Mi 6 dibekali mode manual yang memungkinkan pengguna mengatur white balance, fokus, kecepatan rana, dan ISO. Kecepatan rana alias shutter speed yang diizinkan mulai 1/1000 detik hingga 1/4 detik. Buat pengguna yang ingin melaksanakan light painting, slow shutter kamera itu niscaya dianggap kurang lama.

Beralih ke kamera depan. Kamera tersebut tanpa fokus maupun lampu kilat. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi hingga 8,29 megapiksel. Mungkin biar lebih sederhana, Xiaomi menyebutnya delapan megapiksel saja. Bila difungsikan sebagai perekam video, kamera itu siap memproduksi klip video beresolusi full HD 1080p.

Bagi penggemar swafoto alias selfie, terutama wanita, kamera depan suatu ponsel seringkali dianggap bagus bila bisa mempercantik wajah. Misalnya, pipi yang aslinya berjerawat disulap menjadi mulus. Demi memenuhi selera pasar, produsen ponsel berlomba-lomba mengatakan fitur beautification, beautify, atau yang bermakna sama.

Fitur serupa dibenamkan ke Mi 6. Tersedia dua jenis beautification: �smart dan pro. Kalau pengguna menentukan smart, ponsel bakal otomatis mempermak wajah pengguna dengan algoritma tertentu. Wajah pengguna akan terlihat lebih mulus dan secara umum masih tergolong natural.

Sebaliknya, bila pengguna menentukan pro, tingkat permak wajah sanggup diatur secara manual. Kalau mau, pengguna leluasa melaksanakan “operasi plastik” hingga pada tataran yang tergolong berlebihan. Hasil swafoto akan tampak sangat berbeda dibandingkan wajah orisinil pengguna deh.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Mi 6 memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) Snapdragon 835 MSM8998 yang terdiri atas empat inti berkecepatan 2,45 GHz dan empat inti 1,9 GHz. Wi-Fi, GPS, bluetooth, NFC, wireless display, dan sensor sidik jari merupakan sebagian spesifikasi lain ponsel itu. Ia tahan terhadap percikan air, tetapi dilarang dicelupkan maupun sengaja direndam.

Ketika belum diutak-atik, sisa memori internal Mi 6 mencapai 117,23 GB. Tergolong lapang sehingga ketiadaan selot microSD mestinya tak perlu menciptakan bimbang. Umpama ingin mengaktifkan dua akun WhatsApp, Facebook, atau aplikasi lain secara bersamaan, pengguna bisa memanfaatkan fitur bawaan yang dinamakan dual apps.

Sumber daya Mi 6 berasal dari baterai tanam 3.350 mAh. Di atas kertas tidak terlihat besar, tetapi realitanya tergolong awet. Baterai ponsel itu sanggup bertahan selama 24 jam. Sesekali malahan bisa menembus durasi 30 jam, yakni kala tingkat pemakaian sedang tidak terlalu tinggi.

Sebagai pembanding, dengan sikap pemakaian yang sama, baterai 3.300 mAh di LG G6 hanya sanggup bertahan maksimal sepuluh jam. Sedangkan baterai 3.000 mAh di Samsung Galaxy S8 cuma bisa memasok daya ke ponsel paling usang 12 jam.

Selama rentang waktu tersebut, dua nomor selalu siaga dan terkoneksi dengan internet. Salah satu nomor berada di jaringan 4G LTE. Ponsel digunakan untuk acara email, chatting, browsing, media sosial, bertelepon, dan memotret.

Soal kegegasan, Mi 6 tak perlu disangsikan lagi. Dalam pemakaian sehari-hari ponsel itu selalu gegas. Trengginas. Kondisinya berbeda dengan Samsung Galaxy S8 bergaransi resmi Samsung Electronics Indonesia yang ternyata sesekali masih tersendat.

Di antara sederet kelebihan Mi 6, berdasarkan HSW, ponsel berdimensi fisik 145,17 x 70,49 x 7,45 milimeter dan berat 182 gram itu mempunyai segelintir cela. Bodinya relatif licin. Sidik jari pengguna juga praktis meninggalkan bekas di bodi belakang.

Solusinya, pasangkan jelly case yang telah disertakan di dalam paket penjualan. Boleh pula membeli case lain yang kini sudah praktis ditemukan di aneka macam situs belanja daring (online). HSW sempat membeli case berikut goo.gl/5JRmI6.

Hal lain, mungkin sebab masih berstatus beta, firmware Mi 6 yang HSW gunakan belum bebas dari kutu alias bug. Saat dihubungkan dengan charger, proses pengisian ulang selalu terhenti di angka 69, 70, atau 71 persen.

Agar pengisian bisa berlanjut hingga 100 persen, jurusnya sangat sederhana. Lepaskan kabel charging sekitar lima detik kemudian tancapkan lagi. Sedikit informasi tambahan, Mi 6 kompatibel dengan charger berstandar Qualcomm Quick Charge 3.0.

Saatnya membicarakan harga. Harga ritel resmi Mi 6 di Tiongkok mulai RMB 2.499 hingga RMB 2.999, bergantung kapasitas memori dan varian bodi. Berapa rupiah? Paling praktis kalikan angka dalam RMB itu dengan Rp 2.000. Beberapa pedagang di situs belanja lokal Indonesia telah mengatakan Mi 6. Tentu saja tanpa garansi resmi dan dibanderol lebih mahal.

Sampai kini belum bisa dipastikan apakah Mi 6 akan dijual resmi di sini. Bila kelak dipasarkan resmi ke Indonesia, Anda pantas meminangnya. Saran HSW, biar tidak monoton, belilah varian berwarna biru dengan RAM 6 GB dan ROM 128 GB.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

***

Inilah pola hasil jepretan kamera Mi 6. Semua menggunakan mode otomatis, kecuali disebutkan khusus. Olah digital yang dilakukan hanya resize foto dan kompresi ukuran file.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Saatnya menjajal mode portrait.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Seperti apakah perbedaan hasil jepretan lensa normal dan lensa tele? Yang disajikan lebih dulu ialah hasil jepretan lensa normal.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Dua foto berikut dijepret menggunakan kamera depan.

Fitur beautification diaktifkan pada pilihan smart.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Kini fitur beautification dinonaktifkan.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Menguji pakai dan mengulas ponsel tanpa garansi resmi bukanlah kebiasaan penulis alias HSW Review Xiaomi Mi 6: Andai Beredar Resmi di Indonesia

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)