Review Moto Z: Menyerupai Gadis Anggun Yang Pintar Dan Adaptif

Kembalinya ponsel Moto (dulu Motorola) ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap. Setelah tahun kemudian menghadirkan Moto E3 Power di kisaran harga Rp 1 jutaan, awal tahun ini Lenovo memboyong ponsel flagship Moto Z. Pada dikala bersamaan, Lenovo sebagai pemilik Moto juga memperkenalkan Moto Z Play.

Seandainya Moto Z ialah manusia, ia mirip gadis yang cantik, trengginas, sekaligus pintar. Ia sangat adaptif dan fleksibel. Lebih sempurna disebut sebagai multitalenta daripada berkepribadian ganda.

Kali pertama melihat wujud aktual Moto Z, terutama varian berwarna putih kombinasi emas, siapa pun bakal menilai ponsel itu bertampilan fisik menawan. Mewah. Normalnya takkan ada yang mengelak jikalau Moto Z tergolong tipis. Tebalnya yang cuma 5,19 milimeter menempatkannya sebagai ponsel berilmu (smartphone) premium tertipis di dunia. Setidaknya hingga dikala ini.

Di sisi atas ponsel berbobot 136 gram itu terdapat selot kartu. Pengguna diberi kebebasan ingin memasangkan dua nano SIM atau satu nano SIM plus satu keping microSD. Umpama pengguna menyelipkan dua nano SIM, sepasang nomor itu bisa siaga bersamaan. Satu nomor di antaranya, tak peduli berada di selot SIM mana, leluasa mengakses internet dan masuk ke jaringan 4G. Sedangkan satu nomor lainnya masih sanggup mencicipi jaringan 3G.

Kombinasi 4G-3G, 3G-4G, atau 3G-3G secara simultan itu terang menguntungkan pengguna. Nomor yang siaga tak perlu “terbuang” ke jaringan 2G yang dari waktu ke waktu kualitas layanannya kian menurun.

Di atas kertas, Moto Z kompatibel dengan layanan 4G LTE semua operator di Indonesia, termasuk Smartfren dan Bolt. Mengacu kepada pengalaman penulis alias HSW, Moto Z terbukti sudah mendukung layanan VoLTE Smartfren. Ketika kartu 4G Smartfren diselipkan, ponsel itu lancar digunakan untuk bertelepon, ber-SMS, maupun berinternet.

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

Tombol volume dan power bakal ditemukan pengguna di sisi kanan Moto Z. Sementara itu, di bab bawah ponsel terlihat sebuah konektor USB tipe C. Di manakah lokasi konektor audio 3,5 milimeter yang digunakan untuk menancapkan handsfree berkabel? Jawabannya, tidak ada!

Ketebalan ponsel yang begitu minim menciptakan konektor audio harus disingkirkan dari bodi Moto Z. Kalau ingin menggunakan handsfree berkabel, pengguna mesti memasangkan konverter dari USB tipe C ke konektor audio universal dulu. Tenang… tak usah gundah mencarinya. Adapter itu sudah disertakan di dalam paket penjualan ponsel.

Gesture yang relatif komplet menimbulkan Moto Z elok sekaligus berilmu dan mudah digunakan. Saat ponsel siaga, tetapi layar padam, misalnya, pengguna cukup menutupi bab bawah ponsel dengan telapak tangan. Layar ponsel impulsif bakal menampilkan ikon notifikasi masuk. Untuk mengetahui isi notifikasi, pengguna tinggal menyentuh dan menahan ikon notifikasi.

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

Hendak menggunakan lampu kilat kamera sebagai lampu senter darurat? Goyangkan ponsel dua kali, seolah pengguna memotong sesuatu menggunakan pisau. Lampu kilat impulsif bakal menyala terang. Untuk memadamkannya, goyangkan ponsel dua kali lagi.

Kalau mendadak menemukan objek menarik yang ingin difoto, pengguna mempunyai jalan pintas untuk mengakses kamera. Gerakkan ponsel dengan cepat ke depan-belakang membentuk setengah bulat sebanyak dua kali . Cara serupa sanggup dilakukan untuk berpindah dari kamera belakang ke kamera depan atau sebaliknya.

Masih ada gesture lain yang kelak bisa dijajal pengguna Moto Z. Di antaranya, membalikkan ponsel untuk memasuki mode do not disturb, mengangkat ponsel untuk menghentikan dering, dan menyapu layar untuk memperkecil tampilan layar.

Dengan pengaturan mudah, pengguna bisa menawarkan nama panggilan kepada Moto Z. Selanjutnya, pengguna sanggup memanggil dan memerintahkan hal tertentu kepada ponsel. Misalnya, “Herry SW phone” kemudian diikuti pertanyaan “jam berapakah sekarang?” Ponsel akan bersuara, “Waktu dikala ini ialah pukul sembilan empat puluh satu.”

Tak jarang pengguna ponsel dibentuk sebal oleh aplikasi bawaan yang bejibun. Hal serupa takkan dialami pembeli Moto Z. Pasalnya, ponsel bersistem operasi Android 7.0 Nougat itu hanya dibekali sederet aplikasi standar Android plus dua aplikasi spesifik Moto. Kalau memerlukan aplikasi tambahan lain, pengguna bisa mengunduhnya dari Google Play Store.

Kamera utama Moto Z dilengkapi fokus otomatis laser dan lampu kilat ganda. Kamera dengan bukaan lensa alias diafragma f/1,8 itu sanggup menghasilkan foto beresolusi hingga 13 megapiksel. Kalau difungsikan sebagai perekam video, ia bisa memproduksi klip video beresolusi 4K alias Ultra HD.

Bila menentukan mode kamera profesional, pengguna bebas mengatur parameter pemotretan secara manual. Misalnya, ISO/ASA dipilih antara 100 dan 3200, sedangkan kecepatan rana (shutter speed) mulai 1/6.000 detik hingga setengah detik. Ada satu keganjilan yang HSW temukan di mode profesional. Kecepatan rana aktual dikala memotret sering tidak sesuai dengan kecepatan rana yang telah dipilih. Contohnya, kala HSW menentukan kecepatan rana 1/2 detik, kecepatan rana aktual tercatat 1/4 detik.

Beralih ke kamera di sisi muka Moto Z. Kamera itu dibekali lampu kilat yang siap menawarkan pencahayaan tambahan ketika pengguna berswafoto alias selfie. Resolusi foto yang bisa dihasilkan hingga lima megapiksel, sedangkan resolusi video maksimal full HD 1080p.

Spesifikasi teknis lain Moto Z, di antaranya, prosesor empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 820 MSM8996 yang terdiri atas dua inti 1,8 GHz dan dua inti 1,6 GHz. Ada pula Wi-Fi, bluetooth, NFC, GPS, RAM 4 GB, dan ROM 64 GB. Saat ponsel usai menjalani factory reset, sisa memori internal mencapai 52,32 GB.

Moto Z memanfaatkan layar AMOLED 5,5 inci beresolusi Quad HD 2.560 x 1.440 piksel. Permukaan layar telah mengadopsi Corning Gorilla Glass 4 sehingga relatif lebih tahan terhadap goresan.

Di bawah layar terdapat sensor sidik jari (fingerprint sensor) yang menawarkan pengamanan tambahan sekaligus mempermudah pengguna mengakses home screen. Sentuhkan saja ujung jari ke sensor sidik jari itu. Dalam waktu singkat layar Moto Z akan aktif dan terbuka. Untuk memadamkan dan mengunci layar, sentuhkan lagi ujung jari.

Sumber daya ponsel berasal dari baterai tanam berkapasitas 2.600 mAh. Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai itu bisa bertahan selama maksimal 12 jam. Untunglah proses pengisian ulang baterai Moto Z tergolong cepat. Charger bawaan yang mempunyai fitur TurboPower sanggup merampungkan pengisian dalam waktu paling usang satu jam 15 menit.

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

Kalau dirangkum, Moto Z ialah ponsel Android dual SIM yang mempunyai desain cantik. Fisiknya tipis dan relatif ringan sehingga lezat dikantongi. Selama diuji pakai HSW, ponsel itu tak pernah terasa lambat. Bahkan, ia terasa lebih gegas daripada LG V20 yang kecepatan CPU-nya di atas kertas sedikit lebih tinggi.

Performa kamera Moto Z secara umum layak disebut bagus, walaupun harus diakui belum bisa mengungguli kamera LG V20 dan Huawei P9. Karena telah mengimplementasikan water repellent nano-coating, pengguna Moto Z tak perlu khawatir bila ponselnya terkena percikan air.

Saat ini Moto Z dijual dengan harga ritel resmi Rp 8,499 juta. Tersedia dua pilihan warna, hitam berpadu abu-abu dan putih berpadu emas. Di paket penjualan disertakan sebuah bumper semitransparan dan back cover bermotif kayu.

Lebih Maksimal dengan Moto Mods

Agar fungsinya lebih maksimal, pengguna Moto Z sanggup memadukan ponselnya dengan embel-embel tambahan yang disebut Moto Mods. Cara pemakaian Moto Mods sangat mudah: lekatkan ke sisi belakang Moto Z dan pribadi siap digunakan. Pengguna tidak perlu menginstalasikan driver atau aplikasi tambahan.

Magnet yang digunakan akan menciptakan ponsel menempel dekat dengan Moto Mods. Komunikasi antara dua peranti itu dilakukan via konektor logam yang berada di sisi belakang ponsel.

Ada lima macam Moto Mods yang diboyong Lenovo ke Indonesia. Pertama, Moto Style Shell. Mudahnya, itu ialah back cover´┐Żyang dipasangkan ke bab belakang Moto Z. Tersedia bermacam-macam warna dan corak yang bisa dipilih pengguna. Kalau tak ada perubahan, harga jualnya dipatok Rp 200 ribuan. Di dalam kardus Moto Z telah disertakan satu Moto Style Shell bercorak kayu.

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

Kedua, Incipio offGRID Power Pack. Buat sebagian pengguna, termasuk HSW, baterai Moto Z yang berkapasitas 2.600 mAh tak cukup untuk beraktivitas seharian penuh. Aksesori Incipio setebal 6,2 milimeter itu menjadi solusi. Ia siap memasok daya tambahan sebesar 2.220 mAh. Dengan demikian, Moto Z pengguna seolah-olah dibekali baterai berkapasitas 4.000-an mAh. Cukup untuk mendampingi pengguna beraktivitas mulai pagi hari hingga larut malam.

Berapakah harganya? Pembeli paket pre-order Moto Z dan Moto Mods berhak mendapatkannya secara gratis. Kelak embel-embel itu akan dijual terpisah dengan harga Rp 1,599 juta.

Ketiga, JBL SoundBoost. Speaker eksternal itu bisa mengeluarkan bunyi yang keras dan berdentam. Agar lebih gampang diletakkan di meja, bangku, atau permukaan tanah, JBL telah menyiapkan sebuah penyangga lipat. Harga jualnya Rp 1,599 juta.

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

Keempat, Hasselblad True Zoom. Bila dipadukan dengan Moto Mods tersebut, Moto Z bakal bermetamorfosis kamera saku digital dengan optical zoom 10x dan lampu kilat Xenon. Memotret objek secara belakang layar dari jarak jauh sanggup dilakukan dengan lebih mudah. Siapkan dana Rp 3,599 juta untuk meminangnya.

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

Buat yang belum tahu, Hasselblad merupakan salah satu produsen kamera yang terkemuka. Pendaratan pertama insan di bulan pada 20 Juli 1969 diabadikan menggunakan kamera Hasselblad lho.

Terakhir, Moto Insta-Share Projector. Harganya paling mahal dibandingkan Moto Mods yang lain, yaitu Rp 4,599 juta. Tampilan layar Moto Z bisa diproyeksikan menjadi jauh lebih besar. Maksimal hingga 70 inci. Serasa mempunyai bioskop pribadi di dalam kamar deh.

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

***

Inilah referensi hasil jepretan kamera Moto Z.

Berani minum LPG?

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

Tiga foto di bawah ini dihasilkan oleh kamera depan Moto Z.

Berswafoto di ruangan yang gelap gulita.

Masih di daerah dan situasi yang sama. Namun, lampu kilat kamera depan Moto Z kini diaktifkan.

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

 ke pasar Indonesia kini terasa lebih lengkap Review Moto Z: Ibarat Gadis Cantik yang Pintar dan Adaptif

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)