Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

Kehadiran Moto E3 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar #MotoisBack di dunia maya. Buat penulis alias HSW, tagar itu bukan hanya sebagai penanda hadirnya ponsel Moto (dulu Motorola) di Indonesia lagi. Moto is back juga bermakna kembalinya E3 Power milik HSW.

Maksudnya? Pada 8 November lalu, E3 Power yang sedang HSW uji pakai tertinggal di kendaraan beroda empat suatu transportasi online. Dengan menggunakan ponsel berbeda, HSW menelepon sang pengemudi mobil. Setelah sekali tersambung, ada kecenderungan pengemudi enggan mendapatkan panggilan masuk dari HSW lagi. Berbekal Android Device Manager plus derma teman di dunia maya, ponsel itu alhasil kembali ke pelukan eh� genggaman HSW.

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

Hanya dengan memperhatikan nama lengkap dan kebiasaan Lenovo yang ketika ini menjadi pemilik Motorola Mobility, kelebihan E3 Power simpel ditebak. Embel-embel “power” niscaya berafiliasi dengan baterai yang tahan lama.

E3 Power dibekali baterai berkapasitas 3.500 mAh yang simpel dilepas pasang. Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai itu sanggup bertahan maksimal 38 jam. Kalau ponsel difungsikan pula sebagai hotspot–membagikan koneksi internet ke peranti lain–daya tahannya tentu lebih singkat. Namun, setidaknya masih bisa mendampingi pengguna mulai pagi hingga malam hari.

Keunggulan E3 Power tidak melulu di baterai. Ia ternyata juga tahan terhadap percikan air. Tidak sengaja menumpahkan segelas air minum ke ponsel itu? Tak usah risau. E3 Power masih sanggup bertahan. Sebab, ponsel tersebut dibekali lapisan nano penolak air (water-repellent nano-coating). Ehm� pantang iseng merendamnya di kolam mandi atau kolam renang ya.

Siap dipadukan dengan semua operator 4G LTE di Indonesia, berdasarkan HSW, menjadi nilai jual embel-embel E3 Power. Ponsel berdimensi fisik 143,8 x 71,6 x 9,55 milimeter dan berat 153,5 gram itu kompatibel dengan 4G LTE di frekuensi 850, 900, 1800, dan 2300 MHz. Selama uji pakai, ponsel tersebut telah HSW gunakan untuk menikmati 4G LTE Telkomsel, XL, dan Smartfren.

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

Saatnya membicarakan sisi minus. Saat aktif digunakan, ponsel itu sesekali terasa lebih lambat daripada biasanya. Tidak hingga tersendat atau diam diam sih. Namun, perbedaan kecepatan responsnya sangat kentara.

Ketika mengalami hal tersebut, solusinya gampang. HSW cukup menyentuh tombol menu, gulirkan (scroll) layar hingga ke bawah, kemudian menekan ikon tiga garis di pecahan terbawah. Selesai. Ponsel bakal kembali gegas mirip sediakala.

Layar IPS lima inci beresolusi HD 1.280 x 720 piksel, Wi-Fi, bluetooth, GPS, dan radio FM yang siarannya bisa direkam merupakan sebagian spesifikasi lain E3 Power. Speaker ponsel itu bukan berada di pecahan belakang bodi, melainkan di sisi depan. Tepatnya, di bawah layar.

Pengguna yang sering kesal dengan banyaknya aplikasi bawaan ponsel Android akan tersenyum ketika melihat E3 Power. Pasalnya, ponsel itu bebas bloatware. Hanya ada aplikasi dasar yang berafiliasi dengan Google. Ya, ibarat ponsel Android seri Nexus dan Android One.

E3 Power memanfaatkan prosesor empat inti (quad core) MediaTek MT6735P berkecepatan 1 GHz. Memorinya terdiri atas RAM 2 GB, ROM 16 GB, dan selot microSD yang tidak “saling bunuh” dengan selot kartu SIM2. Saat ponsel belum diutak-atik, memori internalnya menyisakan ruang kosong 11,62 GB.

Sepasang nomor, keduanya menggunakan micro SIM, sanggup siaga bersamaan di ponsel Android 6.0 Marshmallow itu. Nomor di selot mana pun yang digunakan berinternet otomatis diperkenankan mengakses jaringan 2G, 3G, maupun 4G LTE. Perkecualian berlaku untuk Smartfren (dan mestinya Bolt yang belum tersedia di kota domisili HSW). Nomor Smartfren yang siaga sebaiknya dikunci LTE only lewat sajian *#*#4636#*#*.

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

Dua kamera dibenamkan ke E3 Power. Kamera utama yang dilengkapi fokus otomatis dan lampu kilat itu siap memproduksi foto beresolusi delapan megapiksel dan klip video HD 720p. Hanya delapan megapiksel? Pertanyaan semacam itu berpotensi dilontarkan calon pembeli yang memandang megapiksel ialah segalanya. Semakin besar megapikselnya dianggap semakin bagus. Padahal, realitanya tidak selalu demikian.

Megapiksel sekadar menawarkan ukuran terbesar foto yang sanggup diproduksi suatu kamera. Kualitas gambar yang dihasilkan lebih ditentukan oleh kualitas sensor, lensa, dan prosesor. Lebih baik menggunakan kamera beresolusi hanya delapan megapiksel, tetapi hasil fotonya cukup anggun mirip E3 Power, daripada kamera 13 megapiksel yang memproduksi foto ala kadarnya.

Sementara itu, kamera di sisi muka ponsel siap menghasilkan foto beresolusi lima megapiksel dan klip video HD 720p. Kamera tersebut bahwasanya tanpa fokus otomatis maupun lampu kilat. Kendati demikian, ketika berfoto di lokasi yang gelap, pengguna masih boleh mengharapkan pencahayaan tambahan. Caranya, aktifkan fitur fill light. Bagian tertentu layar akan memancarkan cahaya yang lebih jelas daripada pecahan lain.

Untuk mempermudah acara swafoto alias selfie, pengguna E3 Power layak menjajal snap mode. Masuklah ke sajian kamera, pilih snap mode, kemudian tekan ikon hand sign. Arahkan jari yang membentuk aksara V ke kamera depan. Kamera akan mulai menghitung: 3� 2� 1� jepret. Pengguna tak perlu menekan tombol shutter lagi. Satu hal yang perlu diperhatikan, fitur hand sign idealnya digunakan di lokasi jelas saja. Di lokasi berpencahaan kurang memadai, tingkat keberhasilan fitur tersebut akan merosot drastis.

Saat HSW mengetikkan ulasan ini, E3 Power yang mendukung USB On-the-Go (USB OTG) itu dijual Rp 1.899.000. Paket penjualannya termasuk selembar pelindung layar yang belum terpasang. Awalnya ponsel tersebut cuma dijual via Lazada. Mulai ahad depan ia didistribusikan pula ke saluran penjualan modern berjaringan nasional. Misalnya, Erafone, Oke Shop, dan Global Teleshop.

Pada tahap berikutnya, E3 Power akan tersedia di toko-toko ponsel milik perorangan yang tersebar di seluruh Indonesia. Gerai yang selama ini rutin menjual ponsel Lenovo kelak seharusnya juga mempunyai stok E3 Power.

Apakah Moto E3 Power layak dibeli? Kalau menyimak goresan pena ini dari awal hingga selesai dengan baik, kini Anda niscaya sudah bisa mengambil kesimpulan. HSW tak perlu mengetikkan kata-kata eksplisit “silakan beli!” lagi. Lebih baik energi HSW disimpan untuk menyambut kehadiran Moto Z. Eh, ponsel itu masuk resmi ke sini nggak ya�.

***

Foto-foto berikut dijepret menggunakan kamera Moto E3 Power. Pemotretan tanpa lampu kilat. Selain resize dan kompresi file, tak ada olah digital lain yang dilakukan.

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

Satu foto berikut dihasilkan oleh kamera depan.

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

 Power secara resmi di Indonesia disambut dengan tagar  Review Moto E3 Power: Bukan Hanya Unggulkan Baterai

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)