Review Lg V20: Diremehkan, Padahal Komplet Dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter @herrysw, dua tahun terakhir penulis alias HSW memunculkan daftar ponsel ter-….�Ada ponsel berilmu (smartphone) terbaik, terburuk, dan bermacam-macam kategori lainnya.

Dengan memperhatikan bermacam-macam faktor, HSW menetapkan V20 sebagai ponsel berilmu terbaik 2016. Review ponsel itu awalnya direncanakan tayang di blog ini paling lambat 17 Januari 2017. Karena banyak sekali kendala, mulai dari laptop rusak yang berujung kepada hilangnya data hingga mendadak mesti mengikuti beberapa acara, balasannya gres hari ini ulasan tersebut siap Anda baca.

Ada beraneka hal yang menciptakan V20 begitu memikat. Kalau LG di materi promonya terlihat mengagung-agungkan kualitas audio Hi-Fi Quad DAC yang dibesut B&O Play, HSW lebih menomorsatukan kamera. Lensa sudut lebar (wide angle lens) V20 sangat berguna. Foto-foto yang dihasilkan ponsel itu ketika diajak berjalan-jalan ke Labuan Bajo�mampu menjadikan dampak wow. Silakan mengklik tautan ini untuk melihatnya.

Di atas kertas, spesifikasi kamera utama V20 sama dengan LG G5 SE. Kamera dengan fokus otomatis dan lampu kilat itu berlensa ganda. Lensa standarnya mempunyai bukaan alias diafragma f/1,8, bisa menangkap area sebesar 75 derajat, dan sanggup menghasilkan foto beresolusi maksimal 16 megapiksel.

Sementara itu, lensa sudut lebarnya berdiafragma f/2,4, sanggup menangkap area selebar 135 derajat, dan siap memproduksi foto beresolusi hingga delapan megapiksel. Kalau difungsikan sebagai perekam video, klip video beresolusi 4K siap disodorkan oleh kamera utama V20. Pemfokusan kamera V20 mengombinasikan Laser Detection Autofocus (LDAF), Phase Detection Autofocus (PDAF), dan Contrast AF.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Nah… yang di atas kertas terlihat persis sama, realitanya terbukti berbeda. Hasil jepretan kamera V20 lebih manis daripada G5 SE. Perbedaannya cukup signifikan. Pengguna yang sebelumnya puas dengan hasil jepretan G5 SE kini bakal lebih puas.

Ingin memotret secara manual? Bisa! Pengguna V20 leluasa mengatur ISO/ASA mulai 50 hingga 3200. Sedangkan kecepatan rana alias shutter speed dapat diubah menjadi 1/4.000 detik hingga 30 detik. Ya, 30 detik. Asyiknya, di mode video pun tersedia pilihan pengaturan manual.

Beralih ke kamera depan V20. Lebar area cakupannya mencapai 120 derajat. Kamera itu sebetulnya tanpa fokus otomatis dan lampu kilat. Namun, cukup dengan menekan ikon lampu kilat, layar ponsel bakal bermetamorfosis lampu sorot dadakan. Lumayan memadai untuk menawarkan tambahan pencahayaan kala pengguna berswafoto di lokasi yang gelap.

Dapat difungsikan sebagai pengendali nirkabel (remote control) banyak sekali perangkat elektronik menjadi sisi poin menarik lain V20. Beragam merek televisi, proyektor, dan AC sanggup dikontrol eksklusif dari ponsel. Pengguna tinggal mengarahkan inframerah di penggalan atas V20 ke perangkat yang ingin dikendalikan.

Tip dari HSW, bila berencana rutin memanfaatkan fitur itu, pengguna sebaiknya menginstalasikan aplikasi ZaZa Remote dari Play Store. Pasalnya, database perangkat elektronik yang dimiliki aplikasi itu lebih komplet daripada aplikasi Quick Remote bawaan LG.

Saatnya membicarakan kemampuan Hi-Fi Quad DAC. LG mengklaim V20 merupakan ponsel pertama di dunia yang dilengkapi Hi-Fi Quad DAC terintegrasi. Untuk mengujinya, HSW mengopikan kumpulan file musik berformat FLAC dan DSF ke V20. File-file itu kemudian diputar dan didengarkan menggunakan earphone Bang & Olufsen (B&O) yang disertakan dalam paket penjualan.

Bagi HSW yang belum layak disebut pemilik pendengaran emas, bunyi yang terdengar pantas diacungi jempol. Namun, penggemar bunyi bass mungkin akan kurang puas. Sebab, lagi-lagi berdasarkan HSW yang bukan pengamat musik, bunyi bass terdengar kurang kuat.

Masih berafiliasi dengan audio, ada satu fitur yang lebih HSW apresiasi. Namanya, HD Audio Recorder. Intinya sih fitur perekam bunyi yang lazim dijumpai di ponsel, tetapi milik V20 lebih peka dalam menangkap suara. Pengguna yang sering merekam percakapan rapat pantas mengoptimalkannya. Teman HSW yang sehari-hari berprofesi sebagai reporter radio niscaya menyukainya.

Serupa dengan V10, pendahulu V20 yang tak pernah beredar resmi di sini, V20 dibekali dua layar. Layar utamanya memanfaatkan LCD IPS 5,7 inci beresolusi Quad HD 2.560 x 1.440 piksel. Di atas layar utama itu terdapat layar kedua yang kecil-kecil cabai rawit. Mungil, tetapi sangat bermanfaat. Layar tersebut sanggup menampilkan nama pengguna, notifikasi, maupun tombol jalan pintas alias shortcut fitur-fitur tertentu.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Berbekal layar kedua itu pula pengguna dengan cepat bisa berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Ketika ponsel siaga, tetapi layar padam, si layar mungil bisa diatur biar selalu menampilkan waktu dan ikon notifikasi masuk. Jadi, untuk sekadar melihat jam dan ada tidaknya pesan baru, pengguna tak perlu mengaktifkan layar utama.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Ketika pengguna ingin menyalakan layar utama, tersedia beberapa pilihan cara. Pengguna bisa melaksanakan cara konvensional, yaitu menekan tombol power. Pengguna boleh pula mengetukkan jari dua kali di permukaan layar. Alternatif lain yang lebih mudah, cepat, dan kondusif yakni menyentuhkan ujung jari ke sensor sidik jari yang terdapat di sisi belakang V20.

Kalau mau, dengan pengaturan tertentu di sajian Gallery, sidik jari pengguna sekaligus berfungsi sebagai kunci pembuka file rahasia. Koleksi foto dan video yang bersifat privat sanggup disembunyikan.

Seberapa aman? Ehmm… walaupun ponsel dihubungkan dan diakses menggunakan laptop/PC via kabel data, keberadaan kumpulan file itu takkan terdeteksi. Saat ingin menampilkannya di ponsel, pengguna tinggal masuk ke Gallery, menentukan sajian show locked files, kemudian menyentuhkan ujung jarinya ke permukaan sensor sidik jari. Voila, seluruh file belakang layar itu impulsif muncul.

Bodi V20 terbuat dari logam. LG menyatakan ponsel tersebut lulus uji jatuh (drop test) standar militer AS yang dikenal sebagai MIL STD-810G. Benarkah V20 tahan jatuh? Terus terperinci HSW tidak rela sengaja menjatuhkan atau melemparkan ponsel itu. Kalau Anda kebetulan mempunyai V20 dan ingin menguji klaim LG tersebut, mari kita bertemu. Dengan bahagia hati HSW akan membantu menjatuhkan V20 milik Anda. Ha… ha… ha….

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Di sisi kiri belakang bodi V20 terdapat sebuah tombol. Bila ditekan, epilog belakang ponsel akan terbuka. Terlihat sebuah baterai berkapasitas 3.200 mAh yang sanggup dilepas pasang dengan mudah. Ada pula dua selot nano SIM dan satu selot kartu microSD.

Dua nomor yang diselipkan bisa siaga bersamaan. Nomor yang dipilih untuk berinternet, tak peduli berada di selot SIM1 atau SIM2, leluasa mengakses jaringan 4G LTE. Sedangkan satu nomor lainnya masih sanggup masuk ke jaringan 3G. Asal tahu, kemampuan 4G-3G secara simultan menyerupai itu kini amat penting, terutama di kota-kota besar yang “lebar jalan” layanan 2G terus dipersempit. Manfaat faktual untuk pengguna, dua nomor yang siaga di ponsel cenderung lebih gampang ditelepon pihak lain.

Selama menguji pakai V20, HSW telah menandakan ponsel itu kompatibel dengan layanan 4G LTE Telkomsel, XL, Indosat Ooredoo, dan Smartfren. Bolt dan Tri tak pernah dicoba alasannya yakni layanan 4G dua operator tersebut belum merambah Surabaya. Secara teknis, V20 mendukung LTE Cat 9. Kompatibilitasnya mencakup FDD LTE di band 1/2/3/4/5/7/8/12/17/20/28 dan TDD 38/39/40/41.

Ponsel pertama dengan sistem operasi Android 7.0 Nougat itu menggunakan prosesor empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 820 MSM8996, terdiri atas dua inti berkecepatan 2,15 GHz dan dua inti 1,59 GHz. Wi-Fi, bluetooth, NFC, GPS, radio FM yang siarannya bisa direkam, RAM 4 GB, dan ROM 64 GB merupakan sebagian spesifikasi lain V20. Saat ponsel kali pertama diaktifkan, sisa memori internalnya sebesar 51,39 GB.

Adakah hal-hal tertentu yang mengurangi daya tarik V20? Ada banget. Sebab, tiada gading yang tak retak, bukan? Walaupun HSW menyukai dan memuji kamera V20, harus diakui jika kemampuannya menangkap detail objek belum semantap kamera Huawei P9. Kerja sama antara Leica dan Huawei terbukti tak sia-sia.

Tingkat konsumsi daya ponsel berdimensi fisik 159,7 x 78,1 x 7,7 milimeter dan berat 175 gram tersebut juga tidak mengecewakan rakus. Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai bawaan yang berkapasitas 3.200 mAh rata-rata bertahan 12 jam saja. Itu berarti takkan memadai buat pengguna yang pagi hari sudah meninggalkan rumah dan gres pulang pada malam hari.

Solusinya, pengguna wajib membawa charger atau power bank. Ketika daya baterai mulai melemah, saatnya menancapkan kabel charging ke konektor USB tipe C di penggalan bawah V20. Alternatif lain, siapkan battery kit yang terdiri atas desktop charger dan sebuah baterai cadangan.

Pada periode penjualan tertentu, battery kit sering dijadikan bonus pemikat konsumen. Pembeli berhak mendapatkannya secara gratis. Di luar periode promo, pengguna V20 yang membutuhkan perhiasan itu sanggup membelinya di banyak sekali toko offline maupun online. Harga pasarannya maksimal Rp 500 ribu.

Dijual dengan harga ritel Rp 9,499 juta, tak sedikit penggemar gawai yang meremehkan V20. Apalagi, nama lengkapnya LG V20, bukan Samsung Galaxy V20. Padahal, ia sebetulnya pantas dibeli oleh pengidam ponsel flagship berfitur komplet dan berkinerja memuaskan. Ya, spesifik di satu fitur V20 mungkin tak sebagus ponsel “anu” atau “itu”. Namun, ponsel lain itu tak mempunyai fitur X, Y, maupun Z yang bermanfaat dan telah tersedia di V20.

***

Contoh hasil jepretan kamera V20.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Mencoba mode popout.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Bereksperimen menggunakan mode kamera multi-view.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Bermain-main dengan titik fokus. Kamera difokuskan ke wajah Mario.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Kini kamera difokuskan ke seorang promotor yang asyik menatap ponsel di latar belakang.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Saatnya mencoba mode manual.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Dua foto berikut dijepret menggunakan kamera depan. Satu dengan sudut normal, satu lagi sudut lebar.

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

Untuk memenuhi undangan pembaca blog Ponselmu dan pengikut akun Twitter  Review LG V20: Diremehkan, Padahal Komplet dan Memuaskan

 

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)