Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, Dan Router Nirkabel

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda? Ada orang yang sehari-hari mengantongi satu unit ponsel dan router nirkabel portabel alias mifi. Sementara itu, tangannya memegang satu unit tablet berlayar 7-8 inci.

Masing-masing gawai mempunyai kiprah tersendiri. Ponsel digunakan untuk berkomunikasi, baik via telepon maupun chatting. Tablet digunakan untuk membaca dokumen, mencermati lembar kerja Excel, atau kegiatan lain yang membutuhkan layar lebih lebar. Sedangkan mifi bertugas membagikan koneksi internet ke ponsel maupun tablet.

Kalau mau, dengan sedikit adaptasi, tiga barang bawaan itu bahwasanya bisa diringkas menjadi satu saja. Tinggal mencari gawai berlayar sentuh dengan layar lega, mempunyai fitur telepon, dan dibekali baterai berkapasitas besar. Contohnya, Infinix Note 3 Pro.

Saat akan membeli gawai itu di toko ponsel, tak perlu gundah bila di sisi muka kardus hanya tercetak goresan pena Infinix Note 3. Tak usah pula risau jika penjual menyebut namanya Infinix Note 3 saja, tanpa tambahan “pro”. Asalkan bergaransi resmi, unit yang berada di dalam kardus niscaya Infinix Note 3 Pro.

Masih ragu? Ada dua hal lain untuk menciptakan Anda lebih yakin. Pertama, perhatikan sisi kanan atas kardus Note 3. Mestinya di sana menempel stiker semitransparan bertuliskan Pro. Karena tampilannya tidak mencolok, stiker itu berpotensi terlewat dari pandangan.

Kedua, cermati stiker putih dengan formasi aksara berukuran mungil di sisi belakang kardus. Carilah goresan pena “dibuat di Indonesia”. Unit bergaransi resmi niscaya ada goresan pena tersebut. Sebab, gawai tersebut memang dirakit di Batam oleh PT Sat Nusapersada Tbk. Perusahaan yang sama telah dipercaya menjadi perakit ponsel Asus, Hisense, dan baru-baru ini Xiaomi.

Asal tahu, Infinix memang pernah meluncurkan Note 3 maupun Note 3 Pro. Note 3 tanpa pro mempunyai spesifikasi lebih rendah. Selain belum mendukung layanan 4G LTE, kapasitas RAM-nya cuma 2 GB. Untuk pasar Indonesia, yang resmi didistribusikan hanya Note 3 Pro. Spesifikasinya lebih tinggi. Ia kompatibel dengan layanan 4G LTE dan dibekali RAM 3 GB.

Ketika kardus dibuka, bakal terlihat sebuah gawai berukuran bongsor. Bentang layarnya enam inci dan memanfaatkan LCD IPS full HD 1.920 x 1.080 piksel. Dengan ukuran layar sebesar itu, penulis alias HSW lebih suka menyebutnya phablet ketimbang ponsel.

Di sisi atas Note 3 Pro terdapat konektor audio 3,5 milimeter. Selot yang siap menampung dua kartu micro SIM berada di sisi kiri. Sementara itu, di sisi kanan gawai tersedia selot microSD, tombol volume, dan tombol power. Konektor micro USB dan speaker bakal ditemukan di belahan bawah gawai.

Sepasang nomor sanggup siaga bersamaan di Note 3 Pro tanpa perlu berebut daerah dengan kartu memori tambahan. Pengguna bebas memilih ingin berinternet menggunakan nomor di selot SIM1 atau SIM2. Nomor mana pun yang dipilih leluasa masuk ke jaringan 4G LTE, 3G, maupun 2G. Langsung dari hidangan ponsel, pengguna bisa mengunci nomor itu semoga selalu berada di jaringan 4G LTE. Satu nomor lain yang siaga takkan pernah berpindah dari jaringan 2G.

Merujuk kepada lembar spesifikasi, Note 3 Pro kompatibel dengan 4G LTE di band 1, 3, 5, 7, 8, 20, 38, dan 40. Hal itu bermakna secara teoretis ia siap dipadukan dengan layanan 4G LTE semua operator di Indonesia, termasuk Smartfren dan Bolt. Selama menguji pakai phablet berjulukan lain X601 tersebut, HSW sukses menikmati kanal 4G LTE Telkomsel, XL Axiata, dan Smartfren.

Kapasitas baterai yang 4.500 mAh menjadi daya tarik lain Note 3 Pro. Dengan sikap pemakaian ala HSW, sekali diisi ulang hingga penuh baterai tanam itu sanggup bertahan maksimal 30 jam. Selama rentang waktu tersebut, gawai digunakan untuk telepon, SMS, WhatsApp, Facebook, Twitter, browsing, mendapatkan ratusan email, dan sesekali memotret. Daya baterai akan lebih cepat melemah bila fitur tethering gawai diaktifkan.

Waktu yang diperlukan untuk mengisi ulang daya tidak terlalu lama. Dengan menggunakan charger bawaan, proses pengisian ulang daya dari sepuluh persen hingga penuh biasanya sekitar dua jam. Relatif cepat sebab Note 3 Pro telah mengadopsi teknologi XCharge 3.0 dan Pump Expresss 2.0.

Spesifikasi lain phablet itu, antara lain, prosesor delapan inti (octa core) MediaTek MT6753 1,3 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, USB On-the-Go (USB OTG),� RAM 3 GB, dan ROM 16 GB. Saat gawai gres dinyalakan, sisa memori internal mencapai 10,14 GB.

Ada pula radio FM yang siarannya bisa direkam, penyaring panggilan telepon dan SMS masuk, dan kompas. Untuk menyembunyikan file foto, video, atau aplikasi tertentu, pengguna bisa mengoptimalkan fitur XHide.

Dua kamera dibenamkan ke Note 3 Pro. Kamera utama yang dilengkapi fokus otomatis dan lampu kilat ganda siap menghasilkan foto beresolusi 13 megapiksel. Kalau difungsikan sebagai perekam video, ia sanggup memproduksi klip video full HD 1080p.

Tersedia mode pemotretan profesional untuk mengakomodasi pengguna yang ingin mengatur parameter pemotretan secara manual. Kecepatan rana alias shutter speed bisa diatur mulai 1/1.000 detik hingga sepuluh detik. Sedangkan pilihan ISO-nya antara 100 dan 1600.

Beralih ke kamera depan. Kamera itu tanpa fokus otomatis, tetapi dibekali lampu kilat. Kemampuan maksimalnya menghasilkan foto beresolusi lima megapiksel dan klip video HD 720p.

Di bawah lampu kilat kamera utama terdapat area berbentuk bujur sangkar. Itu merupakan sensor sidik jari (fingerprint sensor). Dengan menyentuhkan ujung jari ke area tersebut, layar ponsel yang awalnya padam dan terkunci bisa eksklusif aktif sekaligus terbuka. Sensor sidik jari juga bermanfaat untuk menawarkan kode memotret kala pengguna sedang mengakses aplikasi kamera.

Apakah Note 3 Pro dibekali fitur ketuk-ketuk layar untuk mengaktifkan layar ponsel? Ya. Untuk mengaktifkan layar gawai berdimensi fisik 162,5 x 82,8 x 8,4 milimeter dan berat 199 gram itu, pengguna cukup mengetuk permukaan layar sebanyak dua kali. Layar bakal menyala. Untuk memadamkannya, ketuklah permukaan layar dua kali lagi.

Bila dirangkum, harus diakui jika dimensi fisik Note 3 Pro tergolong jumbo sehingga sebagian pengguna berpotensi merasa terlalu besar. Performa kameranya juga tidak istimewa. Hanya pantas diberi predikat cukup.

Namun, perlu diingat, selain relatif gegas, kompatibilitasnya terhadap layanan 4G LTE operator di Indonesia layak diapresiasi. Daya tahan baterainya menciptakan pengguna tak perlu khawatir beraktivitas seharian penuh. Jauh dari colokan listrik atau power bank? Ah, siapa takut!

Gawai bersistem operasi Android 6.0 Marshmallow yang kelak bisa di-update ke Android 7.0 Nougat itu kini dibanderol Rp 2,599 juta. Selembar tempered glass telah disertakan dalam paket penjualan. Note 3 Pro tersedia dalam dua varian warna, champagne gold dan crystal grey.

Ssstt� bonus isu buat pengguna Note 3 Pro, kecepatan kanal internet bisa ditampilkan di belahan atas layar ponsel lho. Caranya, dari halaman utama (home screen) masuklah ke halaman berisi daftar aplikasi dan pilih XManager.

Sudah? Kini tekan bandwidth manager, gulirkan layar ke bawah, kemudian tekan tombol geser di samping kanan kalimat display network speed on idle maupun display network speed on lockscreen. Di baris teratas layar kini akan tersaji kecepatan internet dipakai.

Bonus kedua, Note 3 Pro dibekali fitur perekam layar alias screen recorder. Jadi, dikala ingin mendemonstrasikan suatu fitur atau memperlihatkan kebolehan dalam bermain game, pengguna bisa melakukannya dengan lebih nyaman. Silakan klik video di bawah untuk melihat hasil perekam layar dan cara aktivasinya.

***

Inilah pola hasil jepretan kamera Note 3 Pro.

Hotel di Surabaya yang paling sering ganti nama. ??

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Harga Infinix Hot Note X551-nya murah tuh. Pameran berlangsung di Atrium Mal Galaxy 1 Surabaya hingga 26 Februari 2017. Barang dalam kondisi baru. Namun, sebab stok lama, garansi resmi dianggap telah habis.

Kalau foto di atas di-crop, inilah hasilnya.

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Satu foto berikut dijepret menggunakan kamera depan.

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Pernah iseng mencermati barang bawaan pengguna gawai di sekitar Anda Review Infinix Note 3 Pro: Meringkas Ponsel, Tablet, dan Router Nirkabel

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)