Review Asus Zephyrus S Gx531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Ketika Ini?

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kartu grafis NVIDIA RTX berjulukan ASUS ROG Zephyrus GX531.

Tidak hanya itu saja, perangkat satu ini punya desain yang tidak biasa ditemukan pada laptop gaming lainnya. Maka dari itu tidak heran kalau banyak yang melirik ROG Zephyrus, termasuk saya.

Sejak awal peluncuran lini ASUS ROG Zephyrus pada tahun 2017, saya sangat tertarik akan laptop gaming satu ini alasannya yaitu punya desain ramping yang hampir ibarat perangkat ultrabook. Padahal bisanya laptop gaming dengan spesifikasi kelas ini punya bodi sangat besar dengan bobot yang tidak kalah menyusahkannya.

Apa yang ASUS capai pada lini Zephyrus terbilang sangat menakjubkan alasannya yaitu bisa menyematkan segala spesifikasi tersebut. Belum lagi soal udara panas yang perlu diatasi semoga terhindar dari duduk masalah overheating sehingga performa yang diberikan tetap optimal.

Oleh alasannya yaitu itu tidak mengherankan kalau desain Zephyrus S GX531GV yang saya gunakan ini tidak berbeda jauh dibandingkan pendahulunya. Secara keseluruhan, desain yang dihadirkan terbilang hampir sama dengan sedikit perubahan di sana-sini.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Zephyrus S ini masih hadir dengan bodi kotak berbahan metal lengkap dengan sentuhan brush stroke di epilog serta belahan permata menggarisi pinggirannya. Kombinasi ini menciptakan Zephyrus S terlihat elegan, premium, dan kokoh.

Melihat dari halaman resminya, seri Zephyrus S GX531 digadang sudah mengantongi akta MIL-STD-810G yang berarti sudah tahan terhadap guncangan, kejutan listrik, ketinggian, maupun suhu ekstrim baik masbodoh maupun panas. Ditambah lagi sistem pendinginnya mempunyai desain Anti-Dust untuk menghindari bubuk menumpuk di kipasnya.

Maka tidak mengejutkan kalau Zephyrus S ini terasa sangat padat mirip setiap ruang terisi dengan baik sehingga tidak ada yang kosong disia-siakan. Bahkan laptop ini punya port konektivitas yang terbilang cukup lengkap baik USB Type-A maupun USB Type-C.

Uniknya, Zephyrus S mempunyai port USB Type-C dengan derma power delivery yang bisa dipakai untuk mengisi daya baterai dari powerbank. Selain itu port HDMI berada di belakang laptop sehingga sanggup meminimalisir kabel melalang melintang ketika memakai monitor tambahan.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Di bawah layarnya juga terdapat stereo speaker yang eksklusif menembakan bunyi ke pengguna. Dengan segala hal tersebut, tidak mengherankan kalau bobotnya mencapai 2,1 Kg walaupun bodinya hanya punya ketebalan 16,15 mm saja. Tidak seramping ultrabook, namun masih sangat nyaman untuk dibawa kemana saja.

Jika tidak ada logo ROG yang tersemat, maka tidak menutup kemungkinan kalau Zephyrus S dikira sebagai laptop ultrabook. Dibandingkan laptop gaming pada umumnya, laptop ini punya �jejak� gamer yang lebih halus dan tersembunyi.

Namun jangan salah, jiwa sebetulnya laptop ini gres nampak ketika dibuka dan dihidupkan. Keyboard dengan backlit RGB empat zona yang didukungan Aura Sync eksklusif menyambut saya. Lampu RGB juga terlihat di bab belakang bawah laptop yang mengatakan kesan layaknya underglow pada sebuah kendaraan beroda empat rakitan.

Area keyboard dari Zephyrus masih terlihat unik alasannya yaitu lebih bersahabat ke pengguna sehingga tidak mempunyai palm rest mirip laptop pada umumnya. Hal ini dikarenakan bab atasnya dipakai sebagai intake udara untuk sitem pendingin dari keseluruhan sistem. Sedangkan udara panasnya akan dikeluarkan secara empat arah pada ventilasi di kiri, kanan, dan belakang laptop.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Kipasnya cukup bising ketika tengah bekerja keras, namun untungnya ASUS menyematkan aplikasi berjulukan Armoury Crate yang sanggup mengatur kinerja kipas di aneka macam modus mulai dari Windows, Silent, sampai Turbo. Biasanya saya memakai mode Silent ketika bekerja yang menciptakan bunyi kipasnya hampir tidak terdengar sama sekali.

Desain ini menciptakan keyboard tidak terasa terlalu panas ketika dipakai bermain game secara intensif. Namun posisinya memang membutuhkan pembiasaan dan kurang nyaman ketika dipakai di paha atau meja kecil. Keyboard ini terasa nyaman untuk dipakai mengetik maupun bermain game, sesuatu yang harus ASUS teruskan di generasi selanjutnya.

Yang mengejutkan, saya tidak menyangka akan sangat menyukai touchpad dari Zephyrus S ini. Awalnya saya mengira akan canggung untuk memakai touchpad ini karea berada pada posisi yang tidak konvensional dibandingkan laptop pada umumnya serta ukurannya juga tidak terlalu besar.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Setelah mencobanya secara eksklusif selama beberapa minggu, opini saya berubah 180 derajat. Posisinya yang berada di sebelah kanan keyboard membuatnya terasa lebih natural dibandingkan di bawah keyboard alasannya yaitu saya terbiasa memakai mouse di sebelah kanan laptop.

Tentu saja touchpad tersebut juga bisa beralih fungsi menjadi numpad dengan cukup menekan tombol yang telah disediakan. Nantinya akan muncul kisi-kisi berwarna merah menyala yang ibarat area numpad pada sebuah keyboard.

Tidak diragukan lagi kalau Zephyrus S punya desain menawan yang merupakan peningkatan dari pendahulunya. Namun ada yang tidak kalah menawannya dari laptop gaming satu ini, yakni spesifikasi yang ASUS benamkan di dalamnya.

ASUS ROG Zephyrus S yang saya gunakan ini merupakan varian GX531GV dengan prosesor Intel Core i7-8750H dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 2060. Tidak ketinggalan juga RAM 16GB DDR4 dan M.2 NVMe PCIE 3.0 512GB SSD berkecepatan tinggi dalam hal Read dan Write data. Komponen-komponen ini menjanjikan performa yang sangat bertenaga untuk menjalankan game keluaran terbaru.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Apalagi dengan adanya layar Full HD yang punya refresh rate 144 hz dan response time 3ms memungkinkan performa tinggi tersebut sanggup ditampilkan secara maksimal tanpa sia-sia. Ditambah lagi layarnya juga sudah mendapat validasi Pantone untuk menghasilkan warna akurat.

Pertama kali mencoba Zephyrus S, saya memang eksklusif terpukau akan seberapa mulusnya pergerakan animasi di layar. Bagi yang terbiasa memakai layar 60 Hz dipastikan akan eksklusif merasakan perbedaan animasi yang jauh lebih mulus walaupun hanya sekedar menggerakan cursor di Windows.

Lalu pertanyaannya, apakah Zephyrus S bisa memanfaatkan layar 144 Hz tersebut ketika menjalankan game-game AAA terbaru? Spoiler, sangat bisa.

Judul game yang saya coba merupakan Devil May Cry 5 dan Resident Evil 2 yang sama-sama dikembangkan oleh Capcom dan gres dirilis pada awal tahun 2019 ini. Kedua game yang punya grafis memukau ini sanggup dilibas oleh Zephyrus S dengan sangat mudah.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Saat dijalankan pada pada pengaturan grafis tertinggi, Devil May Cry 5 bisa berjalan pada kisaran 90 sampai 120 FPS di chapter Prologue. Mengingat game ini termasuk ke dalam genre hack-and-slash yang punya animasi cepat dan respon input tinggi, maka semakin tinggi FPS yang didapat semakin baik.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Performa yang sama juga saya rasakan ketika bermain Resident Evil 2. Dalam pengaturan grafis tertinggi, saya masih bisa menikmati game ini pada kisaran 90 sampai 110 FPS di area pembuka sebelum masuk ke gedung RPD. Area ini mempunyai banyak sekali objek dan musuh sehingga FPS yang dicapai terbilang luar biasa.

Melihat hasil tersebut, kualitas grafis memang harus sedikit diturunkan untuk bisa mencapai 144 FPS semoga bisa memakai kemampuan layar secara maksimal. Walaupun begitu, performa di atas 60 FPS dalam grafis tinggi berdasarkan saya sudah jauh lebih dari cukup untuk bisa mendapat pengalaman yang nyaman.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Berbicara soal grafis, tentu saja dilarang melupakan hal yang menjadi sorotan utama dari kartu grafis GeForce RTX. Seperti yang kita ketahui, kartu grafis GeFoce RTX telah mendukung teknologi Ray Tracing secara Real-Time untuk menghadirkan pencahayaan lebih natural dengan mengkalkulasi arah cahaya ke sebuah objek.

Dikarenakan teknologi ini masih terbilang baru, game yang mempunyai teknologi Ray Tracing di dalamnya masih sanggup dihitung dengan jari. Salah satu game yang saya punya untuk bisa mengetes kemampuannya merupakan Shadow of The Tomb Raider yang telah mendapat update implementasi fitur Ray Tracing beberapa waktu lalu. (klik gambar untuk perbesar)

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?RTX On

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?RTX Off

Dengan pengaturan grafis setinggi mungkin serta mengaktifkan fitur Ray Traced Shadow Quality dan NVIDIA RTX DLSS, saya masih bisa menikmati game yang dikembangkan oleh Eidos Montreal ini secara lancar dengan rata-rata FPS ada dikisaran 40-50 di aneka macam area.

Walaupun begitu saya kurang bisa merekomendasikan fitur ini untuk aktif dipakai kecuali bila penggunanya ingin merasakan teknologi terbaru dari NVIDIA tersebut. Alasannya dikarenakan kinerja performa yang diharapkan dengan peningkatan grafis yang didapat terasa kurang setimpal.

Bandingkan saja, Shadow of The Tomb Raider sanggup berjalan sampai 20 FPS lebih baik dengan hanya mematikan opsi Ray Traced Shadow Quality. Padahal perbedaan grafis yang ada terbilang tidak terlalu signifikan mirip yang terlihat pada gambar di bawah ini. (klik gambar untuk perbesar)

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?RTX On

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?RTX Off

Kabar baiknya, ini berarti ASUS Zephyrus S punya performa yang sangat mumpuni termasuk kemampuan untuk menjalankan teknologi terbaru NVIDIA tersebut dengan baik bila pengguna menginginkannya. Maka dari itu, kemampuan laptop gaming satu ini akan tetap relevan untuk beberapa waktu ke depan sambil menunggu teknologi Ray Tracing lebih matang.

Dengan spesifikasi setinggi itu, tentu akan muncul pertanyaan soal daya tahan baterai. Mengingat ASUS ROG Zephyrus S ini tergolong ke dalam laptop gaming, saya tidak berharap terlalu banyak akan daya tahan baterainya.

Menariknya, laptop ini masih bisa menyala selama 2 jam 9 menit sebelum baterai tersisa 20% ketika saya gunakan bekerja sehari-hari. Angka yang lebih tinggi dari saya kira alasannya yaitu biasanya laptop gaming hanya bertahan sedikit di atas 1 jam saja.

 ASUS telah menghadirkan salah satu laptop gaming pertama di Indonesia yang memperlihatkan kar Review ASUS Zephyrus S GX531 – Laptop Gaming Ramping Terbaik Saat Ini?

Rasanya segala hal yang dimiliki oleh ASUS Zephyrus S ini membuatnya hampir mendekati kata tepat untuk sebuah laptop gaming, setidaknya untuk apa yang saya inginkan. Bodinya yang ramping, performa tinggi, penuh fitur, dan tetap adem ketika dipakai menjadi daya tarik utamanya.

Jujur saja, saya sedikit kesulitan untuk menemukan kekurangan dari laptop ini alasannya yaitu ASUS benar-benar telah merakit sebuah perangkat yang luar biasa. Jika kau tidak terlalu mempersalahkan soal posisi keyboard yang tidak biasa, maka ASUS Zephyrus S GX531 merupakan salah satu yang terbaik bisa kau pilih.