Awas, Ada Tagihan Misterius Di Kartuhalo Telkomsel!

Kalau Anda ketika ini berlangganan kartuHalo Telkomsel, tak ada salahnya mencermati tagihan yang bulan ini Anda terima. Siapa tahu ada tagihan misterius. Penulis alias HSW kebetulan berlangganan dua nomor kartuHalo. Pada tagihan bulan ini, di dua nomor tersebut terselip tagihan misterius bernilai belasan ribu rupiah.

Pagi ini, 28 September 2016, HSW bergegas mengurusnya ke GraPARI Telkomsel di Plasa Marina Surabaya. Selain tidak pribadi beres, HSW sempat dibentuk kesal. Lantaran mengajukan komplain tagihan untuk dua nomor kartuHalo yang berbeda, HSW harus antre dua kali. Silakan baca goresan pena berikut hingga tuntas untuk mengetahui detailnya.

Kalau Anda ketika ini berlangganan kartuHalo Telkomsel Awas, Ada Tagihan Misterius di kartuHalo Telkomsel!

Semua kegeraman HSW bermula tadi pagi. Bangun tidur HSW pribadi menyalakan laptop dan mengusut email. Ada dua email tagihan kartuHalo dari Telkomsel. Satu untuk, sebut saja, nomor A yang dikirimkan kemarin pukul 23.16. Satu lagi untuk nomor B yang dikirimkan hari ini pukul 01.25.

Kala mencermati tagihan kartuHalo nomor A, HSW pribadi menemukan satu kejanggalan. Ada tagihan paket data senilai Rp 41.613, belum termasuk PPN. Setelah ditambah PPN, total tagihan berarti sebanyak Rp 45.774,3. Mudahnya dibulatkan saja menjadi Rp 45.774.

Padahal, selama ini HSW berlangganan paket data Rp 30.000. Nilai itu belum termasuk PPN. Setelah ditambahkan dengan PPN, total biaya menjadi Rp 33.000. Dalam sebulan terakhir HSW tidak pernah berhenti berlangganan atau melaksanakan perubahan paket data.

Bila dihitung, berarti ada selisih tagihan Rp 12.774. Kelihatan tidak terlalu besar jikalau hanya dialami oleh satu nomor. Betapa pun, selisih tagihan itu tetap misterius dan seharusnya tak boleh terjadi.

HSW kemudian beralih memperhatikan tagihan kartuHalo nomor B. Eh, ternyata juga ada tagihan misterius dengan jumlah persis sama.

Tak mau berlarut-larut, pagi ini HSW mampir ke GraPARI Telkomsel di Plasa Marina dan dilayani customer care berjulukan Desy. HSW memberikan isu awal kejanggalan tagihan kartuHalo nomor B. Sempat terjadi perdebatan kecil sebab petugas menyatakan kelebihan tagihan itu untuk pemakaian telepon. HSW pun memperlihatkan bukti jikalau tagihan senilai Rp 41.613 itu murni tagihan paket data. Nomor B sama sekali tidak digunakan bertelepon.

Mbak Desy meminta izin masuk ke dalam ruangan untuk melaksanakan pengecekan lebih detail. Beberapa menit kemudian ia kembali lagi menemui saya. Intinya, permasalahan itu akan dilaporkan dulu. Kelebihan bayar yang mungkin terjadi akan dikreditkan sehingga memotong tagihan bulan berikutnya.

HSW menyetujuinya seraya meminta dibuatkan bukti laporan tertulis. Ya, HSW sengaja meminta bukti laporan tertulis. Sebab, mengacu kepada pengalaman selama ini, mengajukan komplain ke Telkomsel tak dapat beres dalam waktu singkat. Selalu menyentuh hitungan bulan.

Tanpa mempunyai bukti tertulis, bila kelak HSW menanyakan perkembangan penyelesaian komplain, HSW amat mungkin harus menceritakan lagi permasalahannya dari awal. Hal itu biasanya tak perlu dilakukan ketika HSW memperlihatkan bukti tertulis.

“Oh ya, saya ada satu nomor kartuHalo lagi, Mbak. Kasusnya sama,” kata HSW. Harapan saya, Mbak Desy pribadi menciptakan dua lembar bukti komplain. Satu untuk nomor A, satu lagi nomor B.

Respons Mbak Desy sungguh mengagetkan dan menciptakan HSW kesal. “Kalau begitu silakan mengambil nomor antrean lagi, Pak. Satu nomor antrean hanya untuk satu nomor Telkomsel,” tuturnya dengan sopan.

HSW impulsif bertanya balik. Apakah kini sekali antre tak dapat mengurus beberapa nomor kartuHalo sekaligus? Sejak kapan hukum itu mulai berlaku? Terlalu panjang untuk diceritakan deh. Singkatnya, HSW menyimpulkan dalih yang diungkapkannya terlalu mengada-ada. Sebentar beralasan X, tak usang kemudian berkembang menjadi Y.

Karena ada keperluan lain, HSW tetapkan menuntaskan pengajuan komplain nomor B saja. HSW kemudian bergegas meninggalkan GraPARI. Sore ini HSW akan kembali lagi ke GraPARI untuk mengurus komplain tagihan misterius di nomor A.

Sedikit saran dari HSW, silakan mencermati tagihan kartuHalo Anda bulan ini. Siapa tahu ada tagihan misterius menyerupai yang muncul di dua nomor kartuHalo HSW. Nilainya memang hanya Rp 12.774 per nomor. Namun, seandainya terjadi massal, bayangkan total tagihan misterius yang muncul dan mungkin tidak disadari konsumen.

By the way busway, bukan kali ini saja HSW mengalami tagihan misterius. Tahun kemudian di nomor kartuHalo HSW sempat muncul biaya pemakaian kanal data yang nilainya cuma Rp 6. Namun, terjadi ratusan kali. Ketika HSW tiba ke GraPARI Telkomsel untuk mengadukan hal itu, petugas memperlihatkan tip sederhana. Silakan membacanya di sini.

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)